Latest news

Insya Allah kita akan mengadakan Reuni Akbar di tahun 2009. Jangan sampai ketinggalan acara yg akan HEBOH itu dg mendaftar pada : Dora 085214812345, Etty 081321298399, Wiwied 081227371071 dan Faiz 081231179505.

Orang rendahan dan orang terhormat

Jumat, 25 Juli 2008

Seoarang teman memberikan link ke wawancara Eni Kusuma, seorang TKW cerdas yang sukses mentransformasi diri menjadi penulis. Ada satu kalimat yang membuat saya terhenyak, ketika dia ditanya tentang profesi pembantu rumah tangga yang lekat dengan konotasi rendahan dan tidak berpendidikan:

Banyak orang-orang dari profesi “terhormat” yang merugikan orang lain dan negara. Sebaliknya, tidak sedikit orang-orang dari profesi “rendahan” yang berguna bagi orang lain dan negara. Kami, para pembantu, tertawa saja melihat ulah birokrasi yang merugikan dan mempersulit kami. Padahal, semuanya bisa dipermudah. Atau sebagai orang miskin, kami geli dengan anggota dewan yang terhormat, protes atau demo karena diminta untuk mengembalikan uang rapelan.
Sekarang jelas bukan, siapa yang berpendidikan apa? Siapa yang lebih miskin? Siapa yang merasa lebih “rendah” gajinya?

Ini mengingatkan saya dengan tulisan saya sebelumnya tentang prilaku miskin.

Wawancara lengkapnya disini

Diposting oleh Anonim di 17.07  
4 komentar
Anonim mengatakan...

Tes komen

26 Juli, 2008 13:12  
Anonim mengatakan...

Tes pisan

27 Juli, 2008 18:05  
Anonim mengatakan...

Melu test

27 Juli, 2008 18:06  
Anonim mengatakan...

te tes an

12 Oktober, 2008 15:08  

Posting Komentar